Computer to Film (CtF)

Computer to Film (CtF)

  • Apa itu CtF ?

Computer to Film (CTF) adalah alur kerja yang melibatkan cetak mencetak dari komputer, langsung ke film. Film ini kemudian dibakar ke lithographic plate, menggunakan plate burner. Plate tersebut kemudian diletakkan pada mesin cetak offset untuk membuat suatu produk (biasanya ribuan eksemplar). Proses ini memerlukan lingkungan yang bersih, pekerja terampil, dan sistem pemeriksaan yang baik / alur kerja yang bagus untuk memaksimalkan kualitas.

Sesuai dengan namanya, computer to film maka di unit ini setelah design atau layout diolah sedemikian rupa (dengan software yang sesuai tentunya, seperti photoshop, corel draw, pagemaker, illustrator dll) sesuai dengan keinginan dari customer/klien maka file tersebut akan dikirim ke mesin print film. Prosesnya yaitu dengan metoda penyinaran oleh sinar laser. Untuk lebih mudahnya dapat dibayangkan kamera konvensional yang masih menggunakan roll film, setelah roll filmnya habis tentu akan di cuci film tersebut dan hasilnya dikenal dengan istilah klise. Kembali ke mesin print, maka setelah selesai di print pekerjaan selanjutnya adalah mencuci film tersebut dengan mesin processor film. Pencucian film tersebut biasanya menggunakan bahan chemical tertentu seperti gum, developer dan air bersih. Dalam satu unit mesin processor film yang sudah terintegrasi terdapat tahapan sebagai berikut :
1. Unit untuk menyimpan roll film
2. Unit untuk mencuci film dengan gum
3. Unit untuk mencuci dengan developer
4. Unit pembersih dengan ait
5. Unit pengering/dryer agar film tidak basah




Ukuran mesin print film dan processor film sendiri berbeda-beda tergantung dari kapasitas perusahaan percetakanya sendiri.
  • Jenis film cetak
*Skema proses cetak*

Desainer à proses pembuatan film cetak à transfer image ke plate cetak à proses cetak

Proses pembuatan hasil cetak seperti brosur, buku, kalender, dan sebagainya dimulai dari seorang desainer grafis. Desainer memvisualisasi materi ke dalam bentuk desain. Setelah desain jadi, langkah selanjutnya membuat hasil desain tersebut ke dalam film cetakUntuk gambar full warna, akan diproses film menjadi empat warna, yaitu film cyan, film magenta, film yellow, dan film black. Dari proses pembuatan film cetak, kemudian ditransfer ke plate cetak untuk dicetak di mesin cetak. Tekhnologi dalam proses pembuatan film cetak dapat dilakukan dengan metode computer to film dan computer to plate.
  • Metode dengan Computer to film (CtF)
Computer to film merupakan proses pencetakan dari komputer ke film yang berisi citra, kemudian film tersebut menggunakan plate burner ditransfer ke lithographic plate. Bahan film pada teknologi ctf berupa plastik transparan (orang percetakan biasa menyebut film repro) atau dapat menggunakan kertas kalkir. 


     1. Film kalkir

Untuk membuat film dengan kalkir, dapat digunakan printer laser. Akan tetapi, penggunaan film dengan kertas kalkir ini mempunyai kelemahan yaitu jika kita membutuhkan gambar dengan tingkat persisi yang tinggi. Hal ini disebabkan proses pengeringan serbuk tinta pada print laser menggunakan pemanas yang mengakibatkan pemuaian pada kertas kalkir. Penggunaan film dengan kertas kalkir ini biasanya digunakan untuk hasil cetakan yang tidak membutuhkan tingkat presisi, ketajaman gambar yang tinggi seperti cetak sablon, cetak satu warna (bukan full warna atau separasi dan gradasi).

      2.  Film repro

Film repro berbahan plastik transparan (berbahan astralon/mika) dicetak dengan menggunakan printer khusus. Film yang dihasilkan memiliki akurasi yang tinggi, dan daya tahan film yang lama, bahkan untuk ukuran raster dapat disesuaikan dengan keinginan. Teknologi ini digunakan untuk membuat film separasi. Hasil desain full color yang akan dicetak, terlebih dahulu akan dipisahkan menjadi empat lembaran film, yaitu cyan, magenta, yellow, dan black. Dibandingkan film kalkir, film repro ini lebih bagus dalam menghasilkan output cetak untuk satu warna, gradasi atau bahkan separasi.

Dengan berjalannya waktu, proses CtF telah diperbaharui dengan Computer to Plate (CtP), proses CtP ini adalah sebuah teknologi imaging yang digunakan dalam proses mesin cetak modern. Dalam teknologi ini, gambar yang dibuat dalam aplikasi Desktop Publishing (DTP) merupakan output langsung ke plat cetak. Ini memperbaharui teknologi yang lebih tua, Computer to Film (CTF), di mana file komputer adalah output ke film fotografi. Film ini kemudian digunakan untuk membuat pelat cetak, dengan cara contact proof dalam darkroom photography.

Sumber:

Erza Budi Putriyandari

Kontributor

BelajarGrafika.Com memuat kumpulan materi kegrafikaan yang dirangkum dari berbagai sumber oleh mahasiswa dan alumni Program Studi Teknik Grafika dan mahasiswa Teknologi Industri Cetak Kemasan, Jurusan Teknik Grafika dan Penerbitan, Politeknik Negeri Jakarta (TGP-PNJ).