Color Cast

Tahukah teman-teman apa itu Color Cast? Pernahkah teman-teman saat memfoto sebuah objek, 
namun hasilnya kekuningan, atau kebiruan?
  
     




Itu mungkin disebabkan oleh jenis cahaya yang dapat memengaruhi film atau kamera digital, dengan kata lain cahaya (lingkungan) tempat memfoto yang salah yang menyebabkan hasil kurang maksimal, itu disebut COLOR CAST.

Beberapa jenis cahaya dapat menyebabkan film dan kamera digital untuk menghasilkan Color Cast di hasilnya. Menerangi subjek dengan sumber cahaya dari suhu warna yang berbeda biasanya akan menimbulkan masalah balutan warna bayang-bayang. Secara umum, mata manusia tidak dapat melihat warna yang tidak alami, karena mata dan otak kita menyesuaikan dan mengimbangi jenis cahaya yang berbeda dengan cara yang kamera tidak bisa.


Dalam film, Color Cast juga dapat disebabkan oleh masalah dalam pembuatannya. Waktu yang tidak tepat atau campuran kimia  yang tidak seimbang dapat menyebabkan warna yang tidak diinginkan.

Color Cast juga bisa terjadi pada foto-foto lama karena pemudaran warna, terutama di bawah sinar ultra violet. Ini mungkin diperbaiki pada  versi scan dari foto dengan teknik editing gambar.
High End, pabrikan kamera digital mencoba untuk secara otomatis mendeteksi dan mengatasi Color Cast, dan biasanya memiliki pilihan pengaturan white balance secara manual. Selain itu, program editing foto, seperti Photoshop dan lainnya, sekarang sudah difasilitasi dengan menu koreksi warna. Untuk film, filter biru dan filter kuning yang digunakan untuk melawan Color Cast. Amber filter yang digunakan untuk mengurangi warna kebiruan disebabkan oleh siang hari. Biru filter mengurangi warna kuning yang disebabkan oleh lampu pijar.

Berbagai filter berwarna di berbagai tingkat intensitas yang tersedia. filter kuning Kodak, misalnya, bervariasi dari pucat kuning ( "81C") ke kuning terdalam ( "85B"). Seorang fotografer memilih filter berdasarkan pada kualitas cahaya ambient. Pendeteksi lingkungan (Suhu Warn Meter) dapat membaca kondisi pencahayaan yang ada dan membantu pemilihan filter. Langit mendung, misalnya, memerlukan kuning lebih pucat dari langit biru jernih. Jika filter tidak tersedia, flash merupakan solusi alternatif yang biasanya memberikan cukup cahaya putih netral untuk melawan Color Cast.

Dalam kasus film, jika foto-foto semua berisi Color Cast  yang sama, biasanya indikasi pengembangan kimia yang tidak tepat. Jika film itu sendiri tidak mengandung Color Cast apapun, dapat digunakan kembali untuk membuat satu set foto di kondisi kimia  yang tepat. Jika film tersebut mengandung Color Cast, filter dapat digunakan selama pemrosesan foto untuk memperbaikinya.

Color Cast adalah masalah yang mungkin paling menjengkelkan dan membuat frustrasi fotografer selama
pengolahan pasca, tapi sayangnya kadang mereka tidak bisa dihindari.
Dalam kasus lain fotografer tidak tahu bagaimana untuk memperbaiki masalah ini dalam kamera .
 
Tapi, mudah-mudahan, dengan penjelasan singkat ini, teman-teman fotografer sedikit menemukan solusi
untuk mengatasi si Color Cast.
(sumber: wikipedia, dengan sedikit koreksi kata)

Mahdi Muhammad

Kontributor

BelajarGrafika.Com memuat kumpulan materi kegrafikaan yang dirangkum dari berbagai sumber oleh mahasiswa dan alumni Program Studi Teknik Grafika dan mahasiswa Teknologi Industri Cetak Kemasan, Jurusan Teknik Grafika dan Penerbitan, Politeknik Negeri Jakarta (TGP-PNJ).