Pengenalan Line Thinning (anti aliasing) beserta fungsi dan jenis nya.

dan jenis nya.
Line Thinning atau yang biasa disebut Anti Aliasing adalah teknik mengurangi  jagged (tepi objek yang bergerigi) pada objek,  agar dapat menampilkan resolusi tinggi pada resolusi yang lebih rendah, bisa juga  Anti aliasing ini digunakan untuk mengurangi efek aliasing seperti gambar yang diperbesar akan membentuk sebuah tangga/garis patah-patah. Anti aliasing sejauh ini dibagi menjadi 2x,4x,8x,16x semakin tinggi tingkat aliasing nya maka semakin halus atau semakin menarik  gambar/objek tersebut.
   
                        

Sebagai contoh yang lebih sederhana
Jika kamu zoom suatu gambar dengan jarak yang sangat dekat, maka kamu tidak akan melihat gambar tersebut seperti semula,  melainkan gambar tersebut akan pecah atau bergerigi pada pinggir, itu disebabkan  karena kamu belum memberikan anti aliasing pada gambar tersebut. Contoh selanjutnya jika kalian membuat garis, dan garis yang anda buat menggunakan ukuran yang kecil
Fungsi dari anti aliasing ini yaitu sebagai filter yang mengubah warna pada pixel disekitar objek yang terlihat patah-patah untuk dibuat menjadi objek yang lebih halus.
                           







Jenis- jenis Anti Aliasing
1.FXAA (Fast Approxiamate Anti Aliasing) digunakan untuk memproses bingkai (pada pinggir gambar yaitu seperti gambar patah-patah) yang ditampilkan untuk mengurangi aliasing dengan relative cepat, tetapi kelemahannya dapat membuat gambar menjadi kabur/buram.
2.MSAA (Multisampling Anti Aliasing) diterapkan hanya pada bagian pinggir gambar yang terlihat patah-patah, jadi bisa dibilang MSAA ini masih terdapat efek patah-patah nya karena yang diterapkan hanya pada pinggirnya saja. Bukannya pada seluruh frame.
3. TXAA (Temporal Anti Aliasing) ini sama seperti dengan MSAA dengan banyak  macamnya. Txaa ini digunakan untuk menyempurnakan objek/gambar pada pinggir  yang akan kita tampilkan sehingga gambar/objek nya terlihat sempurna, tetapi jika kalian menggunakan jenis ini akan membuat gambar menjadi lebih kabur.    
Sekian informasi yang bisa saya jelaskan, mohon maaf  bila terdapat kesalahan dari artikel yang saya buat ini. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi kalian yang membaca nya… Terima Kasih
Kesempurnaan hanya milik Allah SWT
Sumber :
  








Selvi Rahmawati

Kontributor

BelajarGrafika.Com memuat kumpulan materi kegrafikaan yang dirangkum dari berbagai sumber oleh mahasiswa dan alumni Program Studi Teknik Grafika dan mahasiswa Teknologi Industri Cetak Kemasan, Jurusan Teknik Grafika dan Penerbitan, Politeknik Negeri Jakarta (TGP-PNJ).