Mengetahui Pengertian Resolusi, Screen Ruling, dan Color Depth Beserta Cara Menentukannya


        I.            Resolusi

Resolusi adalah istilah yang digunakan untuk menyatakan jumlah titik atau pixel yang digunakan untuk menampilkan suatu gambar. Resolusi yang semakin tinggi berarti semakin banyak pixel yang digunakan untuk menyusun suatu gambar, sehingga gambar dapat menjadi lebih jelas dan tajam.
Resolusi biasa ditulis dengan format:
(banyak pixel horizontal) × (banyak pixel vertikal)

                Contoh:
                        640 x 480, artinya 640 pixel horizontal dan 480 pixel vertikal.

            Beberapa resolusi-resolusi yang biasa dikenal saat ini, antara lain: 
§  720×480 : DVD, D-VHS, miniDV, Digital8
§  1280×720 : Blu-ray, HD DVD
§  1440×1080 : HDV
§  1920×1080 : HDV, HD DVD, Blu-ray, AVCHD, HDCAM SR
§  1998×1080 : 2K Flat
§  2048×1080 : 2K Digital Cinema
§  4096×2060 : 4K Digital Cinema
§  7680×4320 : UHDTV
§  15360×8640 : 16K Digital Cinema





     II.            Screen Ruling

Screen ruling adalah banyaknya line/garis per inch atau sentimeter di layar untuk membuat warna layar atau halftone, dikenal juga dengan tingkat kehalusan gambar. Besar kecilnya screen ruling dipengaruhi  jenis kertas yang digunakan. Hubungan screen ruling dengan resolusi yaitu jika digunakan 150 lpi, maka resolusi input menjadi 300 dpi. Karena besar nilai resolusi input = 2 x screen ruling.
Disebut juga line count, ruling, screen frequency, screen size dan screen value; suatu pengukuran menyamakan jumlah dari garis atau titik per inci pada layar halftone.





  III.            Color Depth

Color Depth adalah besarnya informasi data dari 1 satuan sample (dot/pixel). Setiap bitmap / dot / pixel, bisa berupa hitam, putih, abu-abu atau warna. Color Depth dinyatakan dalam angka yang digunakan untuk menyatakan beberapa variasi warna yang mampu ditampilkan oleh suatu bitmap / dot / pixel, yang dinyatakan secara kuantitatif. Rumusnya adalah 2n (dimana n adalah besarnya bit depth).

Contoh : 
1 bit = 21 = 2 variasi warna (monochrome)
2 bit = 22 = 4 variasi warna
4 bit = 24= 16 variasi warna 
8 bit = 28 = 256 variasi warna
16 bit = 216 = 2 kombinasi 8 bit = 65.536 variasi warna
24 bit = 224 = 3 buah kombinasi 8 bit = 16.777.216 variasi warna
32 bit = 232 = 4 buah kombinasi 8 bit= 4.294.967.296 variasi warna.

Hubungan color depth dengan screen ruling:

Color Depth    =  ( DPI : LPI )2    +     1
                                               

dpi yang baik atau minimum digunakan yaitu dpi = 16 x lpi

contoh:
               lpi = 175
  dpi = 1200

Color Depth   =  ( 1200 : 175 )2    +     1

                          =     ( 6,86 )2    +     1

                          =      47,06  +  1

                          =      48,06

Artinya, color depth rendah karena lpi kurang dari 16x dpi.











Sumber : http://www.jendelasarjana.com/2014/05/pengertian-resolusi-gambar.html, http://afifgraphic.blogspot.co.id/2012/11/daftar-istilah-grafika-percetakan.html, http://www.gramediaprinting.com/article/detail/27, http://ajaybook.blogspot.co.id/2009/08/vektor-dan-bitmap.html, http://mariswardhani.blogspot.co.id/2015/06/mengenal-tentang-dunia-digital-printing.html, https://perpustakaanvikko.blogspot.co.id/2015/07/memahami-resolusi-gambar-di-photoshop.html

Erviana Rulita

Kontributor

BelajarGrafika.Com memuat kumpulan materi kegrafikaan yang dirangkum dari berbagai sumber oleh mahasiswa dan alumni Program Studi Teknik Grafika dan mahasiswa Teknologi Industri Cetak Kemasan, Jurusan Teknik Grafika dan Penerbitan, Politeknik Negeri Jakarta (TGP-PNJ).