Beragam Merk CTF (Computer to Film) yang Populer




Dimulainya era digital yang mengutamakan kecepatan dan efensiensi waktu membuat alur kerja konvensional perlahan mulai ditinggalkan. Dampaknya adalah banyak produsen mesin yang berhenti memproduksi mesin konvensional. Para produsen mengikuti alur pasar dan mulai memproduksi berbagai macam teknologi baru yang tentu saja jauh lebih modern.


Salah satu dari mesin konvensional dengan kasus seperti ini adalah mesin konvensional pada pembuatan plat lithography yang menggunakan mesin CTF atau Computer to Film, dimana cara kerja mesinnya adalah mencetak dari komputer langsung ke film yang kemudian dialihkan ke plat. Bagaimanapun cara kerja dengan CTF lebih murah meriah dibangdingkan dengan CTP. Dibawah ini adalah nama-nama produsen besar yang mencapai kejayaannya dengan mesin CTF
  
AGFA (Belgia)

home page AGFA Graphics

AGFA Graphics adalah unit perusahaan AGFA untuk supplier industri percetakan dengan ribuan pekerja di seluruh dunia dan merupakan pengembang software di Belgia dan Amerika. Pada awalnya AGFA adalah produsen mesin photocopy dan photograpy lalu dimulai pada tahun 1988 mengakusisi perusahaan Comugraphic yang bergerak dalam bidang sistem prepress. Pada tahun yang sama, AGFA resmi menandatangani persetujuan dengan Adobe untuk penggunaan PostScript sebagai bahasa utama dalam solusi percetakan komersil. Kemudian AGFA memperkenalkan imagesetters CTF pertama mereka; CG 9400 PS. Namun pada tahun 1993, AGFA meluncurkan produk Lithostar, mesin CTP yang menjadi andalan mereka untuk pasar Eropa saat itu. 

AGFA Avanxis


AGFA cukup banyak merilis mesin CTF. Salah satu seri CTF AGFA antara lain:  AGFA Avantra 25 (image size A2+), AGFA Avantra 30 (image size A1), AGFA Avantra 44 (image size A0), AGFA Phoenix 2250. Pada seri imagesetters Avanxis IV, terdapat :Setprint Plus dengan output untuk CTP.

Pengenalan :Setprint Plus pada brosur Avanxis Series
Spesifikasi Mesin Avanxis Series

DAINIPPON SCREEN (Jepang)




Produsen dari negeri sakura ini unjuk gigi pertama kali pada Pameran DRUPA (Pameran untuk  percetakan skala internasional) di Jerman pada tahun 1962 dan merupakan produsen mesin scanner berwarna. Dainippon SCREEN cukup populer dengan Imagesetters KATANA  seri 5000R-an milik mereka. Beberapa diantaranya adalah Katana 5040R dan Katana 5055R. Dainippon SCREEN memilik banyak cabang perusahaan yang terdapat di Amerika dan Eropa yang fokus sebagai produsen mesin cetak digital inkjet.


Spesifikasi Mesin Katana


KODAK (Jepang)


 

Nama besar Kodak tidak diragukan lagi sebagai produsen film photography (bisa disebut dengan film negative) sama besarnya dengan nama produsen Fujifilm. Pada 31 Januari 2005 Kodak mengakusisi perusahaan bernama Creo dan meluncurkan berbagai macam mesin CTP. Pada awalnya, Creo adalah produsen mesin CTF bernama Creo Scitex Trendsetter Family; salah satunya adala Scitex Dolev 800V yang rilis tahun 1997. Sejak pengakusisian tersebut mesin CTF mereka lebih dikenal dengan Creo Scitex Kodak. Kini Kodak sendiri fokus sebagai produsen Offset CTP Systems. 

src image
Xante

Pada tanggal 5 September 2001 Xante meluncurkan desktop system pertama yang dikhusukan untuk CTF bernama Xante FilmMaker 4 yang memproduksi pada film negatif dan positif dengan spesifikasi resolusi sampai 2400 dpi dan mendukung PostScript 3. Xante juga meluncurkan mesin CTF untuk screen printing bernama ScreenWriter 5.

 


Purup-Eskofot

 
Merupakan cikal bakal perusahaan yang bergerak dibidang prepress software dan hardware untuk kemasan, label, dan cetak komersil. Pada 7 September 2001, Purup-Eskofot bergabung dengan Barco Graphics lalu berganti nama menjadi Esko-Graphics. Tahun 2006, berganti nama menjadi Esko dan mengembangkan software untuk packaging, labeling, print, signage dan display



 

Purup-Eskofot memproduksi dua mesin CTF bernama ImageMaker B1 CTF dan ImageMaker B2 CTF.

ImageMaker B1 CTF

Image Maker B2 CTF


Heidelberg (Jerman)



Nama perusahaan asal Jerman ini sudah tidak asing lagi dalam industri percetakan di seluruh dunia. Pasarnya menyebar di Eropa, Amerika sampai Asia. Pada awal berdirinya tahun 1850, Heidelberg adalah perusahaan yang memproduksi mesin Letterpress.


Untuk mesin CTF nya sendiri Heidelberg mengeluarkan mesin Heidelberg Primesetter 74 Imagesetter CTF dengan spesifikasi image size 76 cm x 86 cm dan Heidelberg Primesetter 102 CTF dengan image size 108 cm x 86 cm 

tampilan pada brosur Heidelberg Primesetter
sumber : http://ifinish.nl

Spesifikasi Mesin Heidelberg Primesetter 74 dan 102

Pada kelima produsen mesin CTF diatas, semuanya memiliki kesamaan pada akhir cerita; mereka beralih dari produsen mesin konvensional prepress CTF lalu mengikuti jaman memproduksi mesin CTP. Tak jarang banyak yang berekspansi menjadi perusahaan yang fokus pada kemasan ataupun pengembang software.

Sumber :
Brochure  
Dainippon SCREEN Katana  [PDF]
ImageMaker B1 dan B2 [PDF] [PDF]
Xante FilmMaker dan ScreenWriter 5 [PDF]
Heidelberg Primesetter CTF [PDF] [PDF]
Article
CTP vs CTF - The Debate Rages On
Wikipedia
Computer to Film

Aisha Ahya

Kontributor

BelajarGrafika.Com memuat kumpulan materi kegrafikaan yang dirangkum dari berbagai sumber oleh mahasiswa dan alumni Program Studi Teknik Grafika dan mahasiswa Teknologi Industri Cetak Kemasan, Jurusan Teknik Grafika dan Penerbitan, Politeknik Negeri Jakarta (TGP-PNJ).